DELETE

avatar
(Edited)

REMOVE



0
0
0.000
14 comments
avatar

Keren. Saya ngga bisa bayangin gimana Bu Ati membimbing 18 peserta didiknya. Pasti orangnya sabar dan istiqamah banget..

0
0
0.000
avatar

Bener kak. Aku nyimak ceritanya aja sampe campur aduk perasaan. Ngeri banget . Apalagi pas lihat poto-poto yang ketangkep pas kejadian. Miris pengen nangis. Cuma aku gak pandai aja nulisin semua di sini. Bu Ati pekerja keras dan pantang menyerah.

0
0
0.000
avatar

semoga pengalaman itu bisa mengembalikan lagi keadaan para GLBT ke kehidupan normal, dan jauh dari perbuatan dosa

0
0
0.000
avatar

Aamiin. terimakasih sudah berkenan membaca Kak.

0
0
0.000
avatar

Benar sekali. Ajak Bu Ati join ke steemit.

0
0
0.000
avatar

Iya, bahkan beliau sudah bersemangat akan hadir di 1st KSI Nasional Meetup Kak.

0
0
0.000
avatar

Mantap
Sampai ketemu di Bandung

0
0
0.000
avatar

Luar biasa. Kisah yang menarik dan inspiratif. Eyang setuju kalau Beliau diajak bergabung ke Steemit, agar bisa menginspirasi pembaca dan membuat komunitas kita semakin lebih berwarna.

Salam pena kreatif

0
0
0.000
avatar

Salam. Iya Eyang. Beliau sudah siap Dian ajak ke acara tanggal 16 nanti.

0
0
0.000
avatar

Alhamdulillah teh @diantikaie, semoga Beliau siap hadir. Kita akan kumpulkan orang-orang kreatif dan inpsiratif di acara kita, agar kekuatan vote semakin besar ...he..he..he...

0
0
0.000
avatar

SLTP juga ada? Wah harus bener-bener lebih merhatiin peserta didik nya. Thanks for sharing ceritana. nice post.

0
0
0.000
avatar

Iya ada . Kasusnya itu kelas VIII masih sangat belia. Lebih perhatian lagi terutama para orangtua.

0
0
0.000
avatar

Solusi terbaik menangani permasalahan ini, karena hampir semua sekolah punya kasus seperti ini, dan masih kurang penanganan. Barangkali dengan dilakukannya beberapa study kasus dan pemecahan akan memberikna pemahaman lebih tentang LGBT bagi siswa dan orang tua

0
0
0.000